Cara Pengemasan Udang Mentah

Bismillahirrahmaanirrahiim,
Prinsip pengiriman udang yang didinginkan adalah harus tetap berada pada suhu sekitar 0 derajat Celcius selama pengiriman dan udang tidak dicemari  bakteri, kotoran dan bau yang berasal dari luar maupun dari wadah pengangkut, dan tidak mengalami perubahan fisik/organoleptik (bau / citarasa / tekstur) yang menyolok setibanya di tempat yang dituju. 

Cara pendinginan dari tambak atau tempat pelelangan ke pabrik biasanya dilakukan dengan pengesan atau menempatkan udang di box / blong (berinsulasi) berisi air dengan es. Pengepakan pendahuluan udang didinginkan dahulu dengan es, setelah suhu udang mencapai 0 derajat Celcius , box ditambahi lagi dengan es sampai penuh, lalu siap diangkut. Jumlah es yang diperlukan, tergantung keadaan cuaca (suhu udara luar) panjang perjalanan, teknik transportasi, keadaan insulasi box, kendaraan pengangkut dan lainnya. 
Masakan Udang Siap disnatap
Prinsip pengepakan udang sama dengan produk perikanan lainnya, selalu dalam rantai dingin. Contoh pengepakan udang dalam box adalah sbb :

  1. Alas box diberi lapisan es setebal 15 cm, kemudian udang disusun diatasnya, lalu ditutup es lagi. Demikian seterusnya.
  2. Lapisan udang paling atas di es setebal 5 cm. Sebagai petunjuk cukup tidak es yang digunakan apabila es masih tersisa pada saat sampai di tujuan.
  3. Diupayakan tinggi box tidak lebih dari 60 cm,Keuntungan dari cara ini adalah  mutu udang lebih baik karena tidak banyak yang rusak akibat tekanan.

Distribusi langsung dari supplier ke konsumen merupakan cara yang paling efisien dari segi ekonomi, waktu serta memperpendek alur distribusi, sehingga diharapkan mutu udang yang dipasarkan lebih baik dan dapat dicegah kemunduran mutunya. 

Udang ini dikemas dengan kemasan yang sesuai serta tidak mengurangi mutunya, harus bisa mengurangi /membatasi keluar masuknya pengaruh (penetrasi) air, uap air, oksigen, sinar (matahari), bau, mikroba, kotoran, serangga, jamur dan pengaruh penanganan serta alat mekanis yang dipakai. 

Kemasan yang  sesuai adalah plastik karena memiliki beberapa keunggulan yaitu ringan, bisa melapisi bermacam bentuk, daya rentang  kuat, dan tahan pengaruh luar tersebut, dapat dilas panas (seal), serta mudah sesuai bahan kemas lainnya. Dan atau dengan baki plastik (plastic trays).kemudian tray ditutup dengan plastik film penahan. Dengan pengemasan ini produk dapat langsung dikirim ke supermarket untuk dipasarkan. Biasanya produk ini dipajang pada kabinet pemajangan (show case) atau display di supermarket.

Read More >>

Kuliner Khas Jogya Manuk Londo di Cupuwatu Resto

Yang hobi kuliner atau yang suka coba-coba aneka rerasa makanan yang khas dan unik, Bismillahirrahmaanirrahiim Cupuwatu Resto Tempat Kuliner Khas Jogya bisa jadi salah satu alternatif  yang patut dipertimbangkan. Lantas apa sih daya magic yang dimiliki Resto yang berlokasi di Komplek Grand Cupuwatu Jl. Solo KM. 11,8 Kalasan, Yogyakarta ini? Pada penasaran apa penasaran pakai banget?

Menu andalan dari Restoran di Yogyakarta ini adalah MANUK LONDO atau lebih tenar dengan istilah MALON atau Burung Bule. Dari namanya saja sudah mencari perhatian kan ya? Setidaknya, saya sendiri langsung KEPO pas baca sebutan MANUK LONDO, “ Ini menu makan kok aneh banget ya?”. Kata LONDO kan menyiratkan unsur western tuh. Tapi jangan su’udzon dulu dengan berpikir jika raw materialnya impor dari eropa lho ya.  Sebenarnya penamaan LONDO ini didasarkan pada negeri asal muasal jenis unggas yang seukuran burung merpati tersebut, yaitu Perancis dengan nama asli Franch Quail. Varian unggas ini kemudian dibudidayakan di Yogyakarta oleh PT. Peksi Gunaraharja, mulai dari penetasan telur, pakan, pemotongan, hingga pengolahan lanjutan menjadi menu-menu malon yang lezat memikat cita rasa di lidah.
Tampak depan Resto Cupuwatu dan Wujud MALON
Hemmm, seriuskah memikat cita rasa di lidah? Tentunya, minimal pernah mencicipi dong kalau bisa bilang demikian?

Dalam rangka Blog Writing Competition ON the Spot yang diseleggarakan oleh Cupuwatu Resto, mengundang blogger untuk bergabung dalam acara test food dan beverage kemudian membuat tulisan bertemakan Manuk Londo dan Cupuwatu Resto. Jadinya peserta yang hadir, termasuk saya diberi kesempatan untuk mencicipi sajian menu yang ada di Cupuwatu Resto. Mekanismenya setiap peserta diminta memilih satu jenis menu makanan dan minuman saat acara sembari melakukan postingan at the moment at the place. Ngikk ngokk…ini mah tantangan baru sekaligus pertama kali bagi saya? Secara kalau nulis biasanya butuh bersemedi agar dapat wangsit untuk ditulis. Lha ini, harus bikin postingan as fast at the moment is conducting.

Then here I Am, At Cupuwatu Resto bersama 50 lebih blogger di kawasan Jogya dan sekitarnya. Saat registrasi kedatangan dan kemudian ditawari untuk memilih menu, saya tertarik dengan Malon Halilintar karena terlihat dari namanya pasti rasanya pedas menyambar dengan spektakuler. Eh lhaaa, menu tersebut ternyata sudah habis dengan sukses. Demikian juga Malon ala Peking yang juga running out dengan sukses. Ya sudahlah, bergantilah pada menu Malon BBQ kan menarik juga tuh namanya. Eaaaa… at last minute, menu yang ini pun sudah keduluan habis pula. Dengan hati ikhlas dan sukarela, Malon Bumbu Kuning yang akhirnya saya pilih dan minuman Es Teler Cupuwatu.
MALON bumbu Kuning
Paket berat banget tuh, secara pas berangkat sudah sarapan (di sesi jelang makan siang) dari rumah. Meski demikian, saya tetap bisa menikmati rasa khas kuliner yang mengangkat menu utama Manuk Londo ini.

Mau tahu rasa khasnya seperti apa?
Satu porsi yang berisikan satu ekor utuh Malon Bumbu Kuning dihidangkan dengan nasi putih, sambel bawang dan lalapan (dua slice ketimun, 1 slice tomat, 1 lembar selada).  Untuk Malonnya dimasak ungkep dengan bumbu kuning, sehingga rasanya gurih dan empuk banget bahkan sampai tulangnya pun renyah lho? Makanya dengan terpaksa paket yang menurut saya ukuran besar ini perlu dihabiskan sekalian dengan Es telernya sehingga bikin jadi seger sambil nulis. Lha gimana gak dihabiskan, wong rasanya, wong rasa bumbunya bener-bener meresap sampai ke tulang, lapisan dagingnya empuk, gurih..dan macth  dengan Tagline yang digunakan yaitu: Mmmm…hhh MANUK LONDO memang BESAR dan TAHAN LAMA Lezatnya. Rasa dagingnya jelas beda banget dengan daging-daging dari jenis unggas yang banyak beredar di wisata kuliner. Untuk ukuran, sepertinya sekira burung dara deh.
Selain 4 jenis Variasi olahan Malon: Halilintar, ala Peking, BBQ dan Bumbu Kuning yang sudah saya sebutkan, masih ada sajian menu Malon lainnya yang tak kalah kelezatannya yaitu menu Malon dengan sentuhan citarasa khas Kuliner Jogya sebagai kota Gudeg: Gudeg Malon dan Gudeg Kendil Malon. Masakan Gudeg yang khas Jogya dan Malon yang tahan lama lezatnya, hemmmm….it’s make true taste Jogya Culinery.  
Ah iya, Cupuwatu Resto ini juga melainching menu Malon untuk skala party atau keperluan hajatan yaitu Malon Sego wiwit dan Malon nasi kebuli yang bisa membuat tetamu akan terpesona dengan sajian istimewa Malon ini deh. Manuk Londo dan Cupuwatu Resto semakin melengkapi Kuliner Khas Yogyakarta pokoknya

Malon Sego Wiwit
MALON Kebuli
Bagaimana dengan kualitas menu Manuk Lando ini?
Soal kualitas, langsung bisa merujuk pada keberadaan logo HALAL yang dimiliki oleh Cupuwatu Resto. Dari simbol ini, otomatis memberikan informasi mengenai kualitas dan jaminan mutu yang bisa membuat para pecinta kuliner lebih confidence dan khusyuk dalam menikmati aneka sajian menu Manuk Londo ini. Karena suatu jenis produk yang telah dilakukan sertifikasi HALAL berarti memiliki: Sistem Jaminan Halal dan TIM Internal Auditor HALAL.

More than that, suatu jenis produk dan atau rumah makan/restauran mencantumkan label HALAL, maka jaminan mutunya adalah meliputi: Adanya komitmen dalam menerapkan GMP (Good Manufacturing Practise) dan  semua elemen yang terlibat dalam menghasilkan end produk yang diedarkan (diperdagangkan): mulai asal dan jenis bahan baku utama, pengolahan, tempat produksi, cara penyimpanan, peralatan, distribusi, sanitasi, dan semua unsur pendukungnya memiliki JAMINAN bebas dari hal-hal yang tidak halal. Dan ketika label HALAL sudah dimiliki, maka pasca issued sertifikat Halal akan ada follow up monitoring dan pemantauan secara rutin, yaitu:
  1. Inspeksi ke Sarana Produksi, dilakukan untuk memantau konsistensi perusahaan dalam penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik (GMP) sekaligus pemantauan label halal
  2. Inspeksi ke Sarana Distribusi, meliputi: agen/distributor, hypermarket/supermarket/ minimarket/ swalayan/toko/warung/kios dan inspeksi dilakukan terutama untuk pangan olahan yang sudah berlabel halal. 
Faktanya: Franch Quail yang jadi bahan baku utama kan dibudidayakan oleh PT. Peksi Gunaraharja, yang notabene satu management dengan Cupuwau Resto tersebut, mulai pakan, pembibitan, pemotongan, dan pengolahan berada dalam satu mata rantai yang telah mendapatkan sertifikasi Halal.

Selain itu, daya saing Burung Bule  ini juga ditunjukkan oleh kandungan Gizi yang bisa ditunjukkan dari hasil uji laboratoris dari Laboratorium Pangan Hasil Ternak, Fakultas Peternakan UGM yang menunjukkan kandungan Protein yang lebih tinggi dari Bebek dan kandungan kolesterol lebih rendah dari Bebek.
Hemm…apalagi ya? 
Yayayaa….the price of course, tentu point ini merupakan salah satu variable yang penting untuk diinformasikan juga agar bisa membuat perencanaan yang klik ketika menentukan tujuan wisata kuliner khususnya saat di area Yogyakarta. Dibawah price list untuk menu utama Manuk Londo:
  • Malon BBQ: Rp. 27.500,-
  • Malon ala Peking: Rp. 27.500,-
  • Malon Bumbu Kuning: Rp. 27.500,-
  • Malon Bakar Klaten: Rp. 27.500,-
  • Malon Halilintar: Rp. 27.500,-
  • Mie Malon: Rp. 23.500,-
  • Gudeg Malon: Rp. 27.500,-
  • Gudeg Kendil Malon: Rp. 110.000,-
Secara rata-rata, bisa dibilang rate menu di Cupuwatu Resto Tempat Kuliner Khas Jogya ini cukup ramah untuk isi dompet. Lha satu porsi Malon itu cukup besar lho, saya harus memaksakan diri menghabiskannya saat test food tersebut. Lha rasanya yang Mmmm…hhh MANUK LONDO memang BESAR dan TAHAN LAMA Lezatnya, kan sangat sayang jika tak dihabiskan. Jadiii…..maksud saya, beli satu porsi Malon itu sangat bisa jika hendak disantap berdua, selain bisa lebih iritisasi kan bisa meningkatkan level keakraban, apalagi jika suami-istri kan menjadi set point untuk romantis: makan sepiring berdua, hehehhe. Jika menginginkan menu Non MAnuk Londo, di Cupuwatu resto ini juga tersedia menu-menu lainnya yang juga makslurrppp lezatnya dan harganya juga rata-rata friendly untuk wisata kuliner merakyat kok.

Nah, suasana menyantap menu Malon yang gayeng menjadi bikin betah karena tata ruang resto yang nyaman dan dilengkapi dengan free WIfi, sehingga menikmati makanan bisa lebih gayeng lagi deh. Bagi yang buta arah dan rute jalan seperti saya, tetap bisa dengan mudah menemukan lokasi resto ini yang sangat strategis jadi karena di NOL meter Jalan Raya Solo. Jika naik angkutan umum, bisa dijangkau dengan Trans Jogya, naik taxi juga tak perlu muter-muter untuk menemukan keberadaan Cupuwatu Resto tempat Kuliner Khas Jogya ini kok. Kalau dari lokasi tempat tinggal saya, Tridadi ke Cupuwatu Resto, cukup 30-an menit perjalanan (Noted: naik kendaraan sendiri dan tak ada kemacetan di rute sekitar Jombor)
Lay out ruangan Resto
Dan berdasarkan info dari PR resto, sajian malon ini belum ada ditempat lain lho? Apalagi pelayanannya sudah menerapkan sapa, salam, senyum dan dengan ramahnya cepat tanggap untuk menyajikan menu yang kita pesan. Nah, semakin isimewa kan sajian menu Malon ini?

Dan jika boleh memberi sedikittt saran, akan lebih touching and more impression jika nama asli Manuk Londo yang digunakan dalam tagline nama menunya. Dengan penyebutan nama Franch Quail, estimasi pecinta kuliner menjadi tidak bias dan bisa meminimalkan statement yang jamak kita dengar ketika seseorang dengan antusias memilih jenis kuliner yang namanya unik/nyleneh tapi ternyata isi menunya ya Eaaalaaahhh….ternyata...bla…bla..

After All, 
Dari sisi harga, jaminan keamanan pangan, kandungan gizi, lokasi resto, sistem pelayanan, bisa disimpulkan jika menu Manuk Londo yang merupakan menu andalan di Cupuwatu Resto, recommended untuk dipertimbangkan dalam daftar wisata kuliner Khas Nusantara, khususnya di Daerah Yogyakarta. 

Bagi yang sibuk atau ingin menikmati menu Malon tanpa harus keluar rumah/kantor, Cupuwatu Resto juga melayani Delivery Order lho? Just call 0274 – 4469262 dan…..daging malon yang Mmmm…hhh MANUK LONDO memang BESAR dan TAHAN LAMA Lezatnya siap dihantarkan ke tempat anda.

Masih ingin tahu lebih lengkap menu yang ada Cupuwatu Resto, silahkan check dulu di www.cupuwaturesto.com


Tulisan ini diikutkan dalam Blog Writing Competition 
yang diselenggarakan oleh Cupuwatu Resto


 Facebook | Twitter | Instagram | Linkedin 



Read More >>

#Letters to Aubrey from Tante Ririe – Ubii the Wonderful Kid

Bismillahirrahmanirahiim,
Dear Ubii yang makin ngegemesin,
Rasa menggebu-gebu untuk menulis surat buat Ubii, akhirnya bisa tante wujudkan dalam serangkum surat ini. Iya sih, surat ini sudah terlambat dari tenggat waktu yang ditentukan oleh Mami Ubii. Seriously, tante sudah mencanangkan diri untuk ikut berkirim surat cinta sejak tante menerima buku Letter to Aubrey pada saat acara #NgaBLOGburitAQUA beber. Tapi, apa waktu lalu. Tappppiiii....karena beberapa hal akhirnya tante baru bisa menuliskan surat ini buat Ubii. Pliss…Ubii jangan ngambeg ya? Juga semoga Ubii tetap suka cita untuk membaca surat sederhana dari tante ini.

Mau tau gak, apa hal pertama yang ingin tante sampaikan buat Ubii?
Tante mau minta maaf sama Ubii. Tuh kan, belum apa-apa tante sudah bikin salah sama Ubii, yaitu karena saat awal bertegur sapa dengan Mami Grace Melia di WA KEB dulu, tante mengira Ubii yang kerap disebut-sebut dalam percakapan adalah ubi yang hasil kebun itu. Akhirnya tante kalau Ubii merupakan nama panggilan untuk Aubrey Naiym Kayacinta. Dan asal Ubii tahu, jenis umbi-umbian yang tante kenal bernama ubi rambat  maupun ketela pohon merupakan salah satu makanan andalan jaman tante masih sekolah dulu lho? Tapi Ubii sepertinya masih belum boleh lho nyobain rasanya makan ubi tersebut. Jadi Ubii jangan merengek minta nyobain makan ketela ya?
Kembali ke Topik permintaan maaf tadi, Ubii tak keberatan kan memaafkan tante? Semoga banget Ubii dengan ikhlas maafin tante ya? Aamiin.
Hayoooo, Ubii masih mau gak ngelanjutin baca surat tante?
Bagussss, tante yakin Ubii masih semangat untuk membaca surat tante ini kan ya? Tahu kenapa tante bisa seyakin ini? Karena Ubii adalah anak yang penuh semangat dan menginspirasi. Tante tahu hal ini setelah membaca buku yang ditulis dengan penuh cinta untuk Ubii. Bagaimana semangatnya Ubii dalam menjalani terapi dan minum obat hingga menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Iya, Ubii yang didiagnosa terinfeksi virus rubella memberikan respon yang luar biasa progresif setiap kali terapi sehingga perkembangan motorik Ubii cukup pesat. Honestly, tante melihat hal ini merupakan signal yang amazing bahwa from inside diri Ubii memberikan kemauan dan semangat untuk melawan dampak infeksi virus rubella. Like your Mommy said, I’m proud of you too, Dear Ubii.

Dan masih banyak hal lain yang menunjukkan betapa bersemangatnya Ubii yang tante baca dari cerita-cerita Mami Grace yang tertuang dalam Letters To Aubrey. One day, Ubii will deeply proud to your Mommy. I believe so…

Dear Ubii the little brave princess,
Setelah membaca Letters to Aubrey, tak hanya membuat tante lebih mengenal Ubii dan rubella. Tante juga jadi lebih mengenal betapa Papi dan Mami Ubii adalah orang tua yang sangat luar biasa, kuat dan fight dalam mengekspresikan makna cinta yang sesungguhnya. Bahwa cinta tidak sekedar tentang tertawa ceria dalam kenyamanan tapi juga bagaimana menikmati setiap perjuangan dan pengorbanan dibalik kebahagiaan memiliki buah hati sehingga mampu bangkit dan bangkit lagi saat langkah kaki tersandung dilema dan permasalahan.

“ Every Mom’s born to be a great Mommy….” Demikian tulis Mami Ubii di front page buku Letters to Aubrey buat tante. Kalimat ini sebenarnya tak hanya berlaku buat calon dan para ibu, tapi bagi setiap calon dan para Ayah. Salah satu buktinya adalah Papi Ubii yang demikian sabar, telaten dan full fight bersama-sama Mami grace dalam mengasuh, mendidik dan  membesarkan Ubii. Be sure, Your parents truly love you very deeply. Semoga Ubii pun kelak akan jadi sosok a great Mommy. Meski sekarang Ubii masih usia batita, boleh kan ya tante menuliskan harapan ini?

Heii…Ubii sudah mau main lagi ya?
Ya sudah, surat tante sampai disini dulu ya? Ubii silahkan bermain lagi, setelah main Ubii langsung mandi, terus maem dan jangan rewel kalau Mami minta Ubii untuk minum obat yang dari dokter. Doa tante semoga Ubii selalu diberikan kesehatan dan kelak menjadi anak yang membanggakan orang tua dan berguna bagi bangsa dan negara.  Semoga juga Papi dan Mami Ubii selalu dilimpahi keberkahan agar selalu bisa mengasuh, mendidik dan mendampingi Ubii.

Muachhh Ubii…
Wish GOD always bless you and your lovely parents:)
NOTE
Sebenarnya tulisan berupa surat ini diikutkan dalam GA http://letters-to-aubrey-with-rubella.blogspot.com/2014/07/giveaway-letters-to-aubrey.html?m=1, tapi sudah closing tanggal 18 Agustus 2014. Karena sudah berniat full atensi untuk ikutan, tetap deh dipublish surat sederhana untuk Ubii yang kian ngegemesin ini walaupun sudah super too late.

Read More >>

Masjid Daarus Salaam


Masjid Daarussalaam [diresmikan 27-8-2008] berlokasi diPadukuhan Beran Kidul, Tridadi, Kec. Sleman [+300m dari tempat tinggal kami]. Capture Foto 21-07-2014, ruangan masjid berkapasitas 10 shaf @12 orang dengan pembatas permanen jamaah pria dan wanita, tapi saat sholat Jumat tentunya full pria.   

Selama Ramadhan ini jamaah tarawihnya over load, ‘kemajuan’ shaf jelang akhir Ramadhan tidak terlalu significant karena peserta tarawih tetap ada yang diluar masjid, tarawih anak-anak disediakan dirumah warga. Untuk ukuran masjid dengan mayoritas warga sekitarnya bekerja disawah ladang, gairah memakmurkan masjid sangat patut diapresiasi, infaq tarawih s/d hari ke-25 mencapai Rp. 9.952.000,- dan secara terorganisir ada 13kegiatan menghidupkan bulan Ramadhan.


“Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog The Ordinary Trainer”


 

Read More >>

Peran Proaktif Masyarakat sebagai Katalisator Pengendalian TB

Bismillahirrahmaanirrahiim
Secara umum dan sekaligus merupakan fakta jika kemiskinan, lingkungan yang kumuh, demografi penduduk yang padat berdampak significant pada rendahnya kualitas dan derajat kesehatan karena  terbatasnya kemampuan untuk mengakses pola dan  perilaku hidup bersih dan sehat. Kondisi yang komplek tersebut, menjadi pemicu aktif terjangkitnya Penyakit tuberkulosis terhadap komunitas penduduk di daerah tersebut. 
~ To Be Continue....

Read More >>

MILAD #‎3TahunWB

Bismillahirrahmaanirrahiim


https://www.facebook.com/groups/warung.blogger/?fref=nf
Tik,tak,tik,tak,tik,tak.............
Antara yang berlalu dan yang baru,
Tiga Tahun merangkai kisah dan cerita kebersamaan lintas ruang dan waktu
Kini Menyongsong fajar ulang tahun yang #‎3TahunWB
Adalah setahun waktu menambah lipatan usia,
terkulum menjadi cerita masa lalu
Dua belas purnama menambah bilangan usia

DOA sederhanaku untuk #‎3TahunWB‬, Yang terselip pada labirin hati
Pada fragmen-fragmen tilasan kesan memaknai di kening jiwa
Menghampar pada dekade untaian hari-hari baru
Dengan gelegaknya bermakna menyegarkan tiap sel saraf
Memenuhkan tadabbur tentang jejak-jejak yang tlah berlalu
Kaca benggala diri demi langkah di esok hari
Agar menyuburkan bara asa menoreh warna lebih indah nan KAYA HIKMAH pada bentang usia baru

Dan Harapan tulusku pun tersemat untukmu Dear Warung Blogger:
Tetaplah setia meniti garis-NYA
Bersama Nafiri hati, Mengukir prasasti Indahnya Persahabatan di WARUNG BLOGGER Berlaksa doa untuk teguh memburu ridho Sang ROBB smata, pada setiap jejak lini masa dunia digital
Aamiin Ya Illahi Rabb...




Read More >>

Cerita Cinta Ceria Hp Pertama

Pengalaman punya HP pertama kali? So Bismillahirrahmaanirrahiim WOW pakai banget. Secara untuk bisa memiliki HP pertama kala itu penuh perjuangan dan pengorbanan, maklum saat itu HP masih merupakan barang tersier yang harganya mahal, at least buat saya yang baru bekerja dan gaji bulanan di bawah $100 *Lebay, pakai satuan Dollar* dengan asumsi nilai Dollar sekarang lho ya?. HP pertama yang saya beli adalah NOKIA 3330, dimana secara hitungan harga cukup masih mahal. HP pertama NOKIA 3330 yang bergenre GSM 900/1800 dengan layar monochrome warna silver dan berat 133g, yang cukup luxury-lah di masa itu tapi jadul poll kalau dibandngkan dengan aneka produk henpon era kini. Dalam Setidaknya dua bulan gaji harus saya ikhlaskan untuk membeli HP tersebut plus sim cardnya juga masih kisaran harga 300 Ribu. Saya nekad dan nggagas tho kok beli HP dengan harga di atas THP ~ Take Home Pay? Jika flash back the story behind-nya ya keputusan saya untuk membeli HP kala itu bukan sekadar demi fashion. Wong dibandingkan sama teman-teman, saya termasuk yang terbelakang beli HPnya. Dan di masa itu….*cieee, berasa jaman Flinston* harga HP masih mahal-mahal kan? Saat semua teman kerja sudah berHaPe, saya masih keukeuh bertahan live without HP hampir setahun. Modal sesekali pinjam sekaligus minta pulsa untuk sms jika sangat-sangat butuh berkomunikasi,  kirim sms dengan pesan sesingkatnya: Maksimal 160 Karakter.
Gambar dari en.wikipedia.org
Lantas gimana rasanya saat bisa beli HP pertama kali itu? 
Yang pertama, yaaaa.....nyeseklah…lha gaji dua bulan [kurang dikit sih] saya wujudkan dengan sebentuk barang yang kalau dijual kembali harganya pasti lebih murah, terus secara kontinyu saya juga harus memberi ‘nafkah’ pula?
Yang kedua, excited karena finally saya bisa merasakan hidup di abad modern secara lebih lengkap. Hehehehe…maksudnya gini, rata-rata teman kerja dan kuliah sudah pada punya HP. Lha jadi gimana gettu saat belum punya HP. Dari aspek kebutuhan komunikasi, juga awesome karena komunikasi bisa jadi lebih lancar meski seringnya hanya via SMS yang cukup dengan RP. 350,- setiap SMS. Sebelum punya HP, kan saya kudu ke wartel dulu jika ada perlu bicara sama saudara-saudara saya bertebaran di se-antero pulau Jawa. Selain gak efektif, pulsa SLLJ kan terbilang masih mahal tho? Jadinya dengan punya HP, bisa menghemat cost untuk komunikasi. Selain itu, interaksi dengan teman-teman sekolah/kuliah juga bisa lebih sering daripada sebelumnya yang via surat, YMan atau email duang pas ke warnet. Ya maklum, belum ada Facebook, Twitter, Whatsapp, LINE, Kakao Talk, ETC.
Yang Ketiga, menyamarkan status Jomblo. Ceritanya gini, ketika itu saya dan kedua teman kerja di Lab. Banyuwangi [saat itu masih berlokasi di Muncar] sama-sama masih new comer di dunia kerja dan sama-sama belum ada yang punya pacar. Kedua teman saya tingal di mess dan sesekali saya nimbrung nginep di mess pula. Nah, tiap kami sama-sama di mess iseng-iseng nyalain ringtone HP secara bergantian dalam jeda waktu sekira satu jam. Awalnya sih, ketimbang sepi jadi asal-asalan nyalain ringtone HP. Eh, ternyata Pak BOS yang tinggal di rumah dinas [sebelahan dengan mess] mencermatinya dan menyimpulkan jika kami bertiga sering di telpon oleh pacarnya masing-masing. Demikian beliau bercerita saat di kantor ke teman-teman lainnya. Ya kami bertiga hanya bisa tersenyum simpul dan baru ketawa ngakak saat masuk di ruang Laboratorium, whahahahahaha…

Rekam Jejak HP Pertama saya, NOKIA 3330 dulu - saat ini?
Kalau saat ini, NOKIA 3330 tersebut sudah beristirahat dengan tenang sejak dua tahun lalu. Kata mbakyu ipar, HP Pertama saya itu dengan berat hati harus di-kotak-kan setelah beberapa kali terjatuh dan akhirnya tak bisa lagi diservis, andai bisa diperbaiki, ongkosnya bisa untuk beli baru. Kan sekarang dengan uang dua ratusan ribu sudah bisa beli HP baru tho? Tapi setidaknya, sekitar sepuluh tahun HP NOKIA 3330 tersebut telah menorehkan jejak sejarah dengan penuh cinta

Sekitar dua tahun HP Pertama saya yang semiripan dengan Nokia 3310 itu saya gunakan dan tidak pernah rewel dan battrynya juga tahan lama. Lantaran ingin memotivasi keponakan yang kelas 3 SMA, saya pun menjanjikan HP pada Wiwit jika dia bisa masuk PTN dan bisa meraih IPK tiga, dimana HP tersebut akan saya berikan jika sudah menginjak semester 3. Saya tahu si Wiwit memang bersungguh-sungguh belajar karena ingin keterima di FKU dan bukan semata-mata demi mendapatkan hadiah HP dari saya. Al kisah, meski ‘lewat’ dari filter FKU, Wiwit keterima di Farmasi UNAIR. Maka berpindahlah si Nokia 3330 tersebut ke tangan Wiwit, sedangkan saya mendapatkan ganti Nokia 8310 [semoga gak salah ingat] dari kakak saya. Al kisah cerita cinta ceria selanjutnya, Wiwit lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan, dia pun meng-copas gaya saya untuk memotivasi Adiknya. Singkat cerita, Nokia 3330 kemudian digunakan oleh Aris sampai dia lulus kuliah dan kemudian diberikan pada Ibunya [kakak ipar saya] dan akhir cerita cinta cerita menyertai HP Pertama saya pun usai sekira dua tahun lalu. 

HP yang kedua, beralur setipe dengan HP Pertama, yaitu saya jadikan janji motovasi buat keponakan yang lainya lagi, Andri. Nokia 8310 itu pun saya berikan ke Andri saat dia menginjak semester 3 di UNDIP tapi ending HP ynag kedua ini tragis: hilang dengan sukses.
HaPe yang ada saat ini.
Sedangkan saya sendiri, selain HP Pertama dan kedua yang berlabel Nokia, dua kali juga menggunakan produk Nokia untuk CDMA yang berakhir dengan rusak dan tidak melanjutkan lagi menggunakan CDMA. Setelah dua kali menggunakan [masing-masing untuk GSM dan CDMA], saya pun beralih pada produk lain. Sempat sekali menggunakan Sony Vaio tapi hilang dalam perjalanan Surabaya – Banyuwangi. Berhubung untuk beli Vaio sudah cukup over budget tapi menikmati gak sampai 3 bulan, jadilah saya beli HP Second Motorola V3 di tahun 2009 yang masih bertahan sampai sekarang. Ada juga produk Nexian yang saat ini track ball-nya macet sehingga saya pasifkan. Untuk jenis HP yang layak di sebut gadget yang saya miliki sekarang ya Sony Experia hasil tukar tambah dari Ipod hadiah dari VOA sewaktu ikut lomba blog menang sebagai juara kedua untuk postingan Budidaya Ikan: Solusi untuk musim paceklik dan over fishing

Wah, kok Cerita Cinta Ceria Hp Pertama ini semakin nglantur ya? Summary-nya, cerita HP pertama saya memang membawa cerita cinta ceria karena bisa saya estafetkan sampai ke user yang ke-empat dan mampu bertahan hingga sekitar satu dasa warsa. Bagaimana cerita Anda dengan HP pertama yang pernah dimiliki? Tentunya juga ada warna cinta cerianya ya kan?


Demikianlah, Cerita Cinta Ceria Hp Pertama ini diikutkan dalam 

Read More >>